L Lawliet - Death Note

Sabtu, 11 Mei 2013

IV. PERAWATAN LUKA


IV. PERAWATAN LUKA

A.    Memasang Balutan Pada Luka

Pengetian :
Memasang pembalut atatu penutup pada luka agar luka tidak terbuka.

Tujuan :
Ø  Mencegah masuknya kuman-kuman dan kotoran ke dalam luka.
Ø  Mencegah pencemaran cairan dan kuman-kuman yang berasal dari luka ke daerah sekitarnya.
Ø  Mencegah infeksi silang atau cross infection
Ø  Mengistirahatkan bagian yang luka atau sakit
Ø  Sebagai penahan pada bagian yang luka / sakit

Dilakukan :
Ø  Pada semua jenis luka sesuai dengan kebutuhanya.

Persiapan alat :
Baki atau kereta pembalut yang berisi :
a)      Seperangkat alat-alat steril untuk satu klien ( dalam duk steril )
§  Pinset anatomis 1 buah
§  Gunting lurus 1 buah
§  Pinset chirrugis 1 buah
§  Penjepit arteri 2 buah
§  Kapas lidi secukupnya
§  Kassa sterill secukupnya
§  Kassa penekanan (deppers) 5 buah
§  Mangkok kecil
§  Korentang dalam tempatanya

b)      Alat-alat tidak steril
§  Gunting pembalut
§  Plester
§  Botol berisi alkhol 70%
§  Bensin dalam tempatnya
§  Mecurochroom / tincture jodium 3% / H202
§  Bengkok / kantong plastic
§  Kain pembalut atau verban secukupnya
§  Obat desinfectan misalnya bethadin solution, Lysol, dll
§  Obat luka yang diperlukan

Persiapan klien :
Klien diberitahukan dan dipersiapkan pada letak yang menyengkan untuk memudahkan pekerjaan.

Pelaksanaan :
§  Alat dibawa kedekat klien
§  Luka dibersihkan sampai bersih (termasuk benda-benda asing) dengan memakai pinset dan kapas desifectan dari arah dalam dan keluar.
§  Kapas kotor dibuang pada tempatnya
§  Pinset yang sudah tidak steril diltakan pada bengkok
§  Luka di beri obat, lalu ditutup dengan kassa steril secukupnyadengan menggunakan pinset steril dan jaga serat kassa jangan melekat pada luka.
§  Kemudian luka dibalut atau di plester dengan cara yang rapi

B.     Mengganti Balutan Luka

Pengertian :
Menukar / mengganti balutan luka yang sudah kotor atau yang lama dengan pembalut luka yang baru.

Dilakukan :
Pada setiap luka yang dibalut, pada waktu waktu tertentu atau bila perlu.

Persiapan alat :
Persiapan alat dank lien sama seperti persiapan perasat memasang pembalut pada luka.

Pelaksanaan :
§  Balutan lama di buka dan dibuang pada tempatnya.
§  Bekas plester di bersihkan dengan kapas bensin
§  Luka plester di bersihkan dangan kasa desinfectan ke satu arah.
§  Kapas kotor dibuang pada tempatnya
§  Pinset yang sudah dipakai ditaruh ke bengkok
§  Luka diberi obat yang telah ditentukan
§  Luka ditutup denga kassa steril secukupnya dengan menggunakan pinset dtreil dan usahakan serat kassa jangan melekat pada luka.
§  Luka dibalut dan dibungkus dengan rapi
§  Stelah selesai klien dirapikan dan alat-alat di bersihkan.

C.    Mengeacting / Menjahit Luka

Persiapan alat :
§  Anthiseptic, bethadin, alcohol
§  Obat pati rasa/anasteshi sesuai dengan kebutuhan
§  Gunting dan plester
§  Tromoll kssa
§  Korentang steril dan tempatnya
§  Sarung tangan
§  Cairan pembersih luka. NaCl, H202 3%, dan saflon
§  Spuit 2cc, 5cc, atau sesuai kebutuhan anastesinya.

Set jahit :
§  Arteri klem lurus, bengkok
§  Pinset chirrugis
§  Gunting luka sterill
§  Penjepit kain
§  Jarum jahit untuk otot / luka
§  Kain penutup
§  Sarung tangan
§  Pembalut sesuai kebutuhan
§  Sufratule

Pelaksanaan :
§  Mencuci tangan
§  Membersihkan luka
§  Mengidentifikasi luka dan sekitarnya
§  Memeberi pati rasa dan sub cutan
§  Menjahit luka :
·         Ketepatan jenis / nomor benang
·         Ketepatan jenis / nomor jarum
·         Ketepatan / kerapihan menjahit
§  Memberikan bethadin dan sufratula atau sesuai instruksi
§  Menunjukan upaya asepsis selama berkerja
§  Membalut luka sesuai dengan kebutuhan
§  Membersihkan alat-alat
§  Mencuci tangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sumber : http://sonz-share.blogspot.com/2013/03/cara-memasang-musik-di-blog.html#ixzz2T0BxCDtZ